Soal 1Loop mana yang paling cocok ketika akhirnya ditentukan oleh jumlah item yang tetap?
Rangkuman Sintaks Python — Memilih antara Kontrol Alur dan Fungsi
Rangkuman sintaks Python (kontrol alur dan fungsi). Menggabungkan percabangan kondisional, perulangan, penanganan exception, dan aplikasi fungsi menjadi satu peta yang jelas.
Sintaks Python Adalah Toolkit untuk Merangkai Perilaku
Pada Dasar Python, kamu mempelajari tipe yang menyimpan data — int / str / list / dict. Seri Sintaks Python adalah lapisan berikutnya: toolkit untuk mengalirkan perilaku di atas data tersebut.
Kamu dapat mengelompokkan semua hal di seri ini menjadi empat tugas: bercabang berdasarkan kondisi, mengulang pekerjaan, menangkap kegagalan, dan membungkus logika untuk dipakai ulang.
Kontrol Alur — Percabangan, Perulangan, dan Exception
Tiga keluarga yang harus selalu siap: keluarga if untuk memilih perilaku, keluarga loop untuk menelusuri item, dan keluarga exception untuk bertahan dari kegagalan.
| Kategori | Sintaks / Fungsi | Penggunaan Khas |
|---|---|---|
| Percabangan | if / elif / else | Memilih cabang berdasarkan nilai atau state |
| Percabangan | all() / any() | Memeriksa secara massal apakah semua atau ada elemen memenuhi suatu kondisi |
| Perulangan | for + range / enumerate / zip | Menelusuri koleksi elemen demi elemen |
| Perulangan | while | Mengulang selama suatu kondisi terpenuhi (perhatikan infinite loop) |
| Perulangan | List comprehension | Menggabungkan for + filter + transform menjadi satu baris |
| Ekspresi assignment | Operator walrus := | Menetapkan dan menguji dalam satu baris (mengurangi duplikasi di while / if) |
| Exception | try / except / finally | Menangkap error runtime dan membersihkan |
| Raising | raise / class exception kustom | Melempar exception sendiri ketika asumsi rusak |
Fungsi — Toolkit untuk Pemakaian Ulang
Mendefinisikan fungsi dengan def itu sederhana, tetapi fungsi Python juga datang dengan toolkit fitur lanjutan — mengoper fungsi sebagai nilai, mendefinisikan fungsi di dalam fungsi, dan mendekorasinya — itulah yang membuat kode Python dapat dipakai ulang dan mudah dirawat.
def sebagai pusat, toolkit bercabang ke empat arah: argumen fleksibel (args/kwargs), manipulasi scope (closure, nonlocal), evaluasi malas (generator), dan dekorasi (higher-order, decorator, lambda, map).| Kategori | Sintaks / Fungsi | Penggunaan Khas |
|---|---|---|
| Definisi | def / return | Memberi nama pada sepotong logika supaya bisa dipakai ulang |
| Argumen | *args / **kwargs dan multiple return | Menerima jumlah argumen sebanyak apa pun / membongkar di sisi pemanggil |
| Hati-hati | Jebakan argumen mutable | Argumen list / dict dibagikan dengan pemanggil. Default ke None |
| Scope | Inner function dan closure — global / nonlocal | Membuat fungsi yang mengingat (atau menulis ulang) nilai di luar |
| Lazy eval | Fungsi generator yield | Menghasilkan urutan besar satu item pada satu waktu, menghemat memori |
| Fungsi sebagai nilai | Fungsi higher-order | Menerima atau mengembalikan fungsi sebagai argumen / nilai kembalian |
| Fungsi sebagai nilai | Ekspresi lambda | Fungsi anonim satu baris |
| Fungsi sebagai nilai | map() | Menerapkan fungsi ke setiap elemen list sekaligus |
| Dekorasi | Decorator @ | Menambahkan logging, timing, atau caching ke fungsi yang ada |
Selanjutnya — Membungkus Data dan Perilaku dengan class
Berikutnya, Pemrograman Berorientasi Objek Python menunjukkan cara menggunakan class untuk membungkus data (atribut) dan perilaku (method) ke dalam satu objek — itulah pemrograman berorientasi objek.
Cek Pemahaman
Jawab setiap pertanyaan satu per satu.
Soal 2Cara paling ringkas untuk memeriksa apakah semua elemen nums positif?
Soal 3Mana yang paling cocok untuk menambahkan logika umum seperti logging atau timing ke fungsi yang ada?